Arsip

Arsip untuk Desember 24, 2011

Allah swt melaknat dan mengadzab.

Desember 24, 2011 Tinggalkan Komentar

Didalam Surat Al-Ahzab ayat 57 disebutkan bhw yang menggangguAllah swt dan RasulNya saw maka Allah swt akan melaknatnya didunia & Akherat serta Allah swt akan mengadzabnya di Akherat.

Didalam Musnad Ahmad jilid 3 Halaman 483 disebutkan bahwa Rasulsaw bersabda:” Brngsiapa mengganggu Ali maka sungguh telah menggangguku”

Didalam kitab al-Sunan al-Kubra oleh al-Baihaqi disebutkan bhw Rasul saw bersabda: “Fatimah adalah bagian dariku barang siapa yang mengganggunya maka sungguh telah menggangguku”
hadis ini juga diriwayatkan oleh Bukhari didalam Sohihnya, begitu juga diriwayatkan oleh Muslim.

Didlm Musnad Ahmad jilid 2 halaman 288 disebutkan bahwa Rasul saw bersabda:”Barangsiapa yang mencintai mereka(Al-Hasan&Al-Husain) maka sungguh telah mencintaiku, dan Barangsiapa yang membenci mereka maka sungguh telah membenciku”.

Categories: Ahulbayt, Seputar Madzhab

Imam Ja’far al-Sodik as

Desember 24, 2011 1 komentar

A. Abu Hanifah, pemimpin dan imam mazhab Hanafiah. Ia berkata: “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih alim dari Ja’far bin Muhammad”.
Dalam kesempatan lain ia juga berkata: “Jika tidak ada dua tahun (belajar kepada Ja’far bin Muhammad),niscaya Nu’man akan celaka”.
Nama asli Abu Hanifah adalah Nu’man bin Tsabit.

B. Malik, pemimpin dan Imam mazhab Malikiah. Ia pernah berkata: “Beberapa waktu aku selalu pulang pergi ke rumah Ja’far bin Muhammad. Aku melihatnya selalu mengerjakan salah satu dari tiga hal berikut ini: mengerjakan shalat, berpuasa atau membaca Al Quran. Dan aku tidak pernah melihatnya menukil hadis tanpa wudhu`”.

C. Ibnu Hajar Al-Haitsami berkata: “Karena ilmunya sering dinukil oleh Para Ilmuwan, akhirnya ia menjadi buah bibir masyarakat dan namanya dikenal di seluruh penjuru negeri. Para pakar (fiqih dan hadis) seperti Yahya bin Sa’id, Ibnu Juraij, Malik, Sufyan Ats-Tsauri, Sufyan bin ‘Uyainah, Abu Hanifah, Syu’bah dan Ayub As-Sijistani banyak menukil hadis darinya”.

D. Abu Bahar Al-Jaahizh berkata: “Ilmu pengetahuan Ja’far bin Muhammad telah menguasai seluruh dunia. Dapat dikatakan bahwa Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri adalah muridnya, danhal ini cukup untuk membuktikan keagungannya”.

E. Ibnu Khalakan, seorang sejarawan terkenal menulis: “Dia adalah salah seorang Imam Dua Belas Mazhab Imamiah dan termasuk salah seorang pembesar keluarga Rasulullah yang karena kejujurannya ia dijuluki dengan ash-shadiq. Keutamaan dan keagungannya sudah dikenal khalayak ramai sehingga tidak perlu untuk dijelaskan. Abu Musa Jabir bin Hayyan Ath-Thurthursi adalah muridnya. Ia menulis sebuah buku sebanyak seribu halaman yang berisi ajaran-ajaran Ja’far Ash-Shadiq dan memuat lima ratus pembahasan”.

Categories: Ahulbayt

Karamah Sayidah Ruqaiyah

Desember 24, 2011 Komentar dimatikan

Seorang wanita warga Libanon yg beragama kristen memiliki anak kecil yang lumpuh. Usaha pengobatan telah dilakukannya di negara tersebut, akan tetapi tidak membuahkan hasil yang baik.
Dari saran-saran yg ia dapat, ia diharuskan melanjutkan pengobatan di negara tetangga yaitu Syiria/Suria.
Wanita tersebut pun membawa anak balitanya yang lumpuh menuju Syiria untk melakukan pengobatan.
Sesampainya di Suria ia menyewa rumah untuk beberapa bulan sampai anak balitanya pulih dari sakit yang diderita,
Yg mana rumah tsb terletak dekat dari makam sayidah Ruqaiyah Putri Imam Husain as yang meninggal tak lama setelah kesyahidan ayahnya dan dia berumur 3 tahun.
Kedatangannya di Syiria bertepatan dengan hari-hari asyura.
Ia pun melihat masyarakat turun ke jalan dan memukul-mukul dada sambil menyuarakan Syiar-syiar al-Husain menuju Makam suci Sayidah Ruqaiyah.
Wanita yg beragama kristen itu tersentak hatinya ketika melihat rombongan masyarakat yg memperingati hari kesedihan Sayidah Ruqaiyah yang merupakan syahidah berumur 3 tahun.
Setelah mengunci rumahnya dan meninggalkan anak balitanya di dalam rumah, ia pun bergegas menuju Makam Sayidah Ruqaiyah.
Sesampainya di Makam sayidah Ruqaiyah ia pun menangis dan berdoa supaya anaknya yg lumpuh dapat sembuh dari sakit yg dideritanya.
Karena tak kuasa menahan kesedihan ia pun pingsan.
Ketika sadar ia bergegas pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, ia melihat anaknya sedang bermain dan tidak ada sedikitpun bekas kelumpuhan yang terlihat dari tubuhnya.
Ia bertanya kepada anaknya: “apa yang terjadi ketika aku pergi?”
anaknya menjawab: “ketika ibu pergi, datang seorang anak kecil. Dia mengajakku bermain.
Dia berkata: ”bacalah BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM kemudian bangunlah”,
aku pun membacanya dan bermain bersamanya sampai dia berkata: ”ibumu telah datang”.
kemudian aku bertanya:”siapa namamu?”
dia menjawab:”namaku Ruqaiyah”
setelah itu dia pergi kemudian ibu pun datang.

Setelah melihat kesembuhan anaknya melalui karamah Sayidah Ruqaiyah, wanita tsb memeluk agama Islam.

Categories: Ahulbayt
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.