Arsip

Archive for the ‘Cinta’ Category

Cinta kepada Ahlulbayt as adalah cinta kepada Nabi saw

September 21, 2007 2 komentar

 Cinta kita kepada Keluarga Nabi saw (Ahlulbayt as)adalah cinta kita kepada Nabi saw itu sendiri, tanpa kecintaan kita kepada Ahlulbayt as maka kecintaan kita kepada Nabi saw tidak terhitung sebagai cinta, jika kecintaan kita kepada Nabi saw tidak ada maka mustahil kita bisa mencintai Allah swt, karena Nabi saw adalah orang yang paling Allah swt cintai dan kecintaan kepadanya adalah kewajiban bagi kita dari sisiNya. Karena Ahlulbayt adalah dari Nabi saw dan Nabi saw dari Ahlulbayt as maka kecintaan kepada Ahlulbayt adalah kewajiban dari kita. Cinta kepada Ahlulbayt as adalah keindahan. Cinta kepada Ahlulbayt as adalah kesuksesan. Cinta kepada Ahlulbayt as adalah kemenangan. Cinta kepada Ahlulbayt as adalah rizki yang melimpah. Cinta kepada Ahlulbayt as adalah kedahsyatan energi. Cinta kepada Ahlulabyt as adalah kebaikan. Cinta kepada Ahlulabyt as adalah keselamatan. Cinta kepada Ahlulbayt as adalah kebahagiaan. Cinta kepada Ahlulabyt as adalah keabadian. Cinta kepada Ahlulabyt as adalah keridhaan Allah swt.Nabi saw adalah orang yang paling Allah swt cintai, dan Allah swt wajibkan bagi para makhluknya untuk mencintainya, dan Allah swt tekankan bahwa kecintaan kepadanya tidak akan sempurna tanpa kecintaan kepada keluarganya(Ahlulbaytnya as).(قل لا اسألكم عليه اجراً الاّ المودّة في القربى ومن يقترفْ حسنةً نزد له فيها حسناً)  {الشورى:23}Nabi saw bersabda: “sesungguhnya Allah swt telah menciptakan para Nabi as dari pohon-pohon yang berbeda-beda dan menciptakanku dari pohon yang satu dan aku adalah aslinya/akarnya/pankalnya, Ali adalah batangnya, Fatimah adalah bunganya, Hasan dan Husain adalah buahnya, maka siapa yang bergantung di salah satu ranting dari ranting-rantingnya maka akan selamat dan siapa yang menyimpang darinya maka akan jatuh dan celaka, walaupun telah beribadah antara shofa dan marwa selama seribu tahun kemudian seribu tahun lagi kemudian seribu tahun lagi kemudian tidak memahami perkataan kami maka Allah swt akan memasukkannya kedalam neraka” kemudian Nabi saw membaca ayat: قل لا اسألكم عليه اجراً الاّ المودّة في القربى hadis ini terdapat di kitab-kitab sunni(ahlu sunnah) seperti di Tarikh Demasyq 12/143 , di kitab syawahid al-Tanzil(2/203 hadis837) dan di kitab Kifayah al-Thalib:178(h318 bab87).Nabi saw tidak meminta dari kita sesuatu apapun atas dakwahnya kecuali kecintaan kepada Ahlulbaytnya as, permintaan ini adalah kemuliaan bagi kita. Karena kecintaan kepada Ahlulbayt as adalah perintah Allah swt dan keridhaanNya.

Kasih Sayang

 Pada suatu saat  nabi musa as pergi ke bukit tursina untuk bermunajat kepada Allah swt dan bertanya ke pada Allah swt tentang seberapa besar kasih sayang Allah kepada hambanya. Setelah mendengarkan keluhan Nabi Musa as kemudian Allah swt menyuruh Nabi Musa as untuk turun dari bukit dan melihat kejadian yang akan terjadi di kaki bukit dan dalam perintah ini Nabi Musa as tak boleh ikut campur atas kejadian itu, tetapi hanya boleh melihat saja. Kemudian Nabi Musa as melaksanakan perintah Allah swt, dan sesampainya dikaki bukit Nabi Musa as melihat seseorang berjalan sempoyongan sambil mabuk berjalan menuju ke salah satu rumah sesampainya di rumah tersebut dia memukul-mukul pintu sambil berteriak”buka….buka….” tak lama kemudian pintu dibuka oleh seorang perempuan tua yang bersinar wajahnya, ketika melihat perempuan itu sipemabuk langsung memukul orang tersebut sampai babak belur, kemudian ketika orang tua itu jatuh sipemabuk menendang-nendang, masih tak puas juga sipemabuk menyeret orang tua yang tak lain adalah ibunya itu ke bukit yang terjal dan dipenuhi oleh banyak batu-batu yang tajam, ketika sampai diatas bukit sipemabuk(anak durhaka) melempar orangtua itu(ibunya) kebawah bukit, kemudian setelah puas sipemabuk durhaka itu turun sempoyongan sambil kesakitan terkena bebatuan yang tajam, ketika melihat hal itu si ibu yang  tergeletak dengan penuh luka berteriak: “hati-hati anakku jangan sampai kakimu terluka terkena batu-batu yang tajam rasanya aku ingin jadi alas kakimu biar aku yang terluka dan kakimu tak terluka. Ketika melahat hal ini Nabi Musa as berteriak:”ya Allah kasih sayang macam apa ini yang tak ada dendam sama sekali” kemudian Allah swt berfirman kepada Nabi Musa as: (yang kurang lebihnya)” wahai musa ketahuilah kasih sayangku terhadap hamba-hambaku lebih besar dari kasih sayang seorang ibu itu kepada anaknya, wahai musa kasih tau hamba-hambaku untuk bertobat atas dosa-dosanya dan suruhlah mereka(hamba-hambaku ) untuk menemuiku dan meminta kepadaku, aku akan kabulkan doanya…”Ada hadis dari Nabi Muhammad saww: “Allah swt berfirman dalam hadist gudsi: “aku tidak lupa kepada hambaku yang lupa kepadaku bagaimana aku terhadap hambaku yang datang kepadaku”(Allah swt pasti akan memuliakan hamba-hambanya yang datang kepadanya)

Kalau kita ingin bertemu kepada orang-orang yang berpangkat/orang-orang yang terkenal maka kita harus membikin janji terlebih dahulu, kita memiliki Tuhan(ALLAH SWT) dialah dzat yang maha mulia tak ada yang bisa menandinginya, dan kita bisa bertemu dengannya setiap saat tanpa janji terlebih dahulu kenapa kita melupakannya, sungguh benar orang-orang yang masuk neraka itu karena ulahnya sendiri bukan orang lain.

Categories: Cinta, HIKMAH

Cinta Hakiki

Juli 17, 2007 1 komentar

“rasa cinta dan kasih sayang akan nampak dan akan semakin membesar ketika orang yang dicintai berada jauh dari yang mencintai.”

“cinta yang sejati adalah cinta yang tempat dan waktu tidak dianggap sebagai penghalang kapanpun, dimanapun cinta tetap cinta.”

“cinta yang hakiki adalah cinta kita kepada makhluk Allah, karena Allah swt”

“kalau cinta kita karena Allah, maka waktu dan tempat tidak akan jadi penghalang bagi sang pecinta.”

“kalau kita mencintai seseorang karena Allah swt, maka kita tidak mendapat sesuatu keculai kebahagiaan dan kecintaan yang sejati dan itu adalah tujuan yang diinginkan para pecinta yang hakiki.”

“cinta kita harus lebih dahsyat kepada yang kita cintai dari cinta kita sebelumnya kalau kita mengetahui bahwa yang kita cintai mendekat kepada Allah.”

“jika semakin dekat cintanya kepada Allah maka cinta kita kepadanya harus semakin besar dan semakin dahsyat.”

“jauhnya kita dengan orang yang kita cintai demi untuk kembalinya kita dan untuk tinggalnya kita bersamanya adalah lebih baik daripada dekatnya kita dengan orang yang kita cintai tetapi untuk jauhnya kita darinya.”

“bagi para pecinta yang sejati yang kecintaannya karena Allah maka ketika yang dicintai pergi, kesepian tidak akan bisa mengganggunya karena cintanya bukan sepenuhnya karena orang yang dicintai akan tetapi cintanya sepenuhnya karena Allah sedangkan Allah selamanya selalu ada.”

Categories: Cinta

Cinta Hakiki

“rasa cinta dan kasih sayang akan nampak dan akan semakin membesar ketika orang yang dicintai berada jauh dari yang mencintai.”

“cinta yang sejati adalah cinta yang tempat dan waktu tidak dianggap sebagai penghalang kapanpun, dimanapun cinta tetap cinta.”

“cinta yang hakiki adalah cinta kita kepada makhluk Allah, karena Allah swt”

“kalau cinta kita karena Allah, maka waktu dan tempat tidak akan jadi penghalang bagi sang pecinta.”

“kalau kita mencintai seseorang karena Allah swt, maka kita tidak mendapat sesuatu keculai kebahagiaan dan kecintaan yang sejati dan itu adalah tujuan yang diinginkan para pecinta yang hakiki.”

“cinta kita harus lebih dahsyat kepada yang kita cintai dari cinta kita sebelumnya kalau kita mengetahui bahwa yang kita cintai mendekat kepada Allah.”

“jika semakin dekat cintanya kepada Allah maka cinta kita kepadanya harus semakin besar dan semakin dahsyat.”

“jauhnya kita dengan orang yang kita cintai demi untuk kembalinya kita dan untuk tinggalnya kita bersamanya adalah lebih baik daripada dekatnya kita dengan orang yang kita cintai tetapi untuk jauhnya kita darinya.”

“bagi para pecinta yang sejati yang kecintaannya karena Allah maka ketika yang dicintai pergi, kesepian tidak akan bisa mengganggunya karena cintanya bukan sepenuhnya karena orang yang dicintai akan tetapi cintanya sepenuhnya karena Allah sedangkan Allah selamanya selalu ada.”

Categories: Cinta

Pecinta Hakiki

Setiap pecinta selalu memberikan yang dia punya kepada yang dia cintai. kalau kita benar2 mencintai Allah swt maka kita wajib memberikan apa yang kita punyai kepada Allah swt, akan tetapi kita tidak memiliki apa2 kecuali kelemahan dan permohonan, maka itulah yang harus kita berikan kepada Allah swt, yakni merupakan kewajiban bagi kita untuk selalu memohon kepada Allah dan berkeluh kesah kepadaNya, serta menyerah kepadanya….

Allah mencitai Hamba yang kembali kepadanya…….

Orang yang paling tahu dan yang paling dekat dengan Allah, adalah orang yang paling sering berkeluh kesah dan paling sering minta kepadaNya……..

Allah selalu bersama kita tapi kita yang selalu meninggalkan dan melupakanNya…..

Allah menunggu kita…….

Categories: Cinta

Cinta

Cinta tidak dapat dilihat dengan hari atau zaman atau tempat atau oleh harta dan kedudukan..
Cinta tidak dapat dilihat dengan mata atau dengan pemikiran…..
Cinta hanya dapat dilihat dengan hati…
Cuma hati yang tau hati….
Kedekatan kita kepada Allah membuka hati kita untuk melihat hati yang lain…
Kedekatan kita kepada Allah menyebabkan baiknya hubungan kita dengan orang yang kita cintai…
Jika cinta kita kepada Allah kuat maka cinta kita kepada orang yang kita cintai akan kuat…

Categories: Cinta
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.