Arsip

Archive for the ‘Puisi’ Category

Muhammad saw dan Keluarganya as adalah penyebab kemuliaanku.

September 25, 2007 1 komentar

Ya Allah swt engkau menciptakanku dengan keutamaan dan ilmu dan engkau telah menambahkan yang lebih kepadaku,

engkau telah mengirim Muhammad saw,

engkau telah menjadikannya sebagai Nabiku,

engkau telah menyuruhku untuk mencintainya,

engkau telah membuka jalan untuk aku menerima panggilannya,

dengan menerima panggilannya engkau telah memuliakanku,

engkau telah memilih untukku yang terbaik yang dengan nikmatnya engkau penuhi aku,

engkau telah memberitahuku {dengan perantaranya(Nabi saw)} makna taqwa yang dengan taqwa engkau indahkan dan baguskan diriku,

engkau telah menyuruhku untuk mengenal keluarganya yang perkenalan dengan mereka penyebab perkenalanku dengannya,

engkau telah kenalkan diriku dengannya yang perkenalan dengannya penyebab perkenalanku denganMu,

engkau menyuruhku untuk mencintai keluarganya yang kecintaaan kepada keluarganya penyebab kecintaanku kepadanya serta kecintaan kepadanya penyebab kecintaanku kepdaMu,

sedangkan Kecintaan kepadaMu adalah kemuliaan dan kebanggaan serta keabadian bagiku, engkau adalah penciptaku denganMu aku mulia dan denganMu aku bahagia,

engkau ciptakan Muhammad saw sebagai Nabi yang dengannya hubunganku denganMu terjalin dan dengannya kecintaanku kepadaMu terwujud,

kemudian engkau ciptakan keluarganya sebagai wasinya yang dengan mereka kecintaanku kepadaMu terjaga dan dengan mereka kecintaanku kepadaMu abadi,

hanya dengannya dan dengan keluarganya kecintaanku kepadaMu bisa terwujud dan bisa abadi… dan engkaulah pencipta mereka orang-orang suci as.

Hanya syukur yang bisa aku berikan kepadaMu…..

Categories: Ahulbayt, Puisi

Malaikat

Juli 17, 2007 1 komentar

MALAIKAT

Suatu hari seorang bayi yang telah siap untuk dilahirkan didunia dia bertanya kepada Tuhan:

para malaikat disini mengatakan bahwa esok engkau akan mengirimku ke dunia,tetapi bagaimana caranya saya hidup ditempat semacam itu, saya begitu kecil dan lemah?

Dan Tuhan menjawab: aku telah memilih satu malaikat untukmu.Ia akan menjaga dan mengasihanimu.

Tapi disini saya, didalam surga apa yg pernah saya lakukan hanyalah tertawa ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia

malaikatmu akan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan menjadi lebih berbahagia.

dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?

malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara

dan apa yang harus saya lakukan, saat saya ingin berbicara kepada-Mu?

malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.

saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?

malikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya.

tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihat-Mu lagi.

malaikatmu akan menceritakan padamu tentang aku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun sesungguhnya aku akan selalu berada di sisimu.

Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya pelahan, Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?

Kamu akan memanggilnya, IBU.

Categories: Ibu, Puisi

IBU

Juli 17, 2007 1 komentar

                                                  IBU

Hai Ibu yang mulia yang nyawaku adalah tebusan untuk mu ….

            Tebusan untuk kasih sayang, keridhoan, dan kelembutanmu…

kecintaan teman-teman akrabku selamanya tidak akan bisa menyamai kecintaan dan kasing sayangmu….

            kasih sayang dan kecintaan kepadamu tidak akan keluar dari dadaku….

dada ini adalah rumah mu dan hati ini adalah tempat tinggalmu….

            hai ibu yang tercinta yang memberi cara hidup dan kehidupan kepadaku….

sangat mudah bagiku sekarang ini untuk memberikan jiwaku kepadamu….

            kebahagiaan dan keridhoanmu adalah penyebab kebahagiaanku…

karena Ridho Allah berada di Ridhomu….

            jika kekuasaan Dunia ada di tanganku……

maka semuanya akan aku hadiahkan untukmu dan aku letakkan di kakimu……..

 

Categories: Ibu, Puisi

Tahukah Kita

Tahukah kita seberapa besar Bumi ini?
Tahukah kita seberapa besar Tata Surya?
Tahukah kita seberapa besar Galaxi Bima Sakti?
Tahukah kita ada berapa Galaxi di Alam ini?
Tahukah kita jarak antar Galaxi di alam ini?
Tahukah kita lebar dan jauh serta luas setiap Galaxi?
Tahukah kita jumlah luas seluruh Galaxi yang ada di alam ini?
Tahukah kita batas alam ini?
Jika Alam ini terbatas, Tahukah kita setelah batasan itu adalah apa?
Tahukah kita siapa yang memiliki semua alam in?
Tahukah kita siapa yang berkuasa di alam ini?
Jika kita tahu bahwa Allah adalah penguasa Alam ini dan Penguasa semua Alam,
Mengapa kita melupakanNya?
Tahukah kita mengapa kita tidak khusyuk dalam shalat dan dalam ibadah-ibadah yang lain?
Jika kita bertemu dengan orang yang lebih baik dan lebih terhormat dari kita serta sangat menghormati dan menyayangi kita,apa yang akan kita lakukan?
Allah MahaTinggi, Mahabaik, MahaMulia dan MahaPenyayang.
Bisakah kita menghitung seluruh pemberian Allah?
Tahukah kita tanpa RahmatNya kita tidak akan hidup?
Tapi, Mengapa kita melupakanNya?
Tahukah kita tanpa bantuanNya kita tidak akan bisa bergerak untuk nafas, makan ,…?
Ketahuilah bahwa Allah selalu berasama kita(dimanapun kita berada Dia ada)!
Ketahuilah bahwa Allah tidak melupakan kita!
Ketahuilah pintu RahmatNya selalu terbuka untuk hamba-hambaNya!
Ketahuilah bahwa Allah selalu senang menerima hambaNya yang kembali kepadaNya!
Ketahuilah bahwa selalu menjawab seluruh panggilan hamba-hambaNya!
Ketahuilah bahwa Allah menjawab 3 kali panggilan hamba-hambaNya yang bertobat!

……..Allah mencintai kita……..
….akan tetapi kita melupakanNya…
…Marilah kita kembali kepadaNya…
…..sebelum pintuNya tertutup……
………….untuk kita………….

Categories: Puisi
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.