Alhamdulillah yang tidak pada tempatnya

September 18, 2017 Tinggalkan komentar

Seorang Arif billah selama 30 tahun selalu membaca dzikir Astagfirullah!
Seseorang murid yang memperhatikannya berkata kepadanya:

“mengapa anda begitu banyak beristighfar, padahal kami tidak pernah melihat anda bermaksiat.?”
Beliau menjawab: “30 tahun istighfarku untuk ucapan “Alhamdulillah” yang tidak pada tempatnya!! .”
“suatu hari diberitakan bahwa pasar Bashrah telah terbakar. Kemudian saya bertanya: “bagaimana dengan ruanganku?”

Mereka menjawab: “milikmu tidak terbakar”

Saya pun berkata: “Alhamdulillah”
“Artinya yang penting milikku tidak terbakar, adapun milik masyarakat maka tidak penting.
Ucapan “Alhamdulillah” tersebut diucapkan karena keegoisan bukan karena mencari keridhoan Allah.”

Berapa banyak kita telah mengucapkan “Alhamdulillah” dan kita berfikir telah bersyukur.
(cuplikan dari ceramah Ayatullah Mujtahedi Tehrani Rahmatullah alaih)

Iklan

Munajat dan sujud adalah penyelamat

September 9, 2017 Tinggalkan komentar

“Ketika Setan berkata kepada Allah: “saya akan mengganggu dan menyesatkan manusia dari 4 arah(depan, belakang, kanan, kiri).”
Para Malaikat bertanya kepada Allah swt: “setan akan menguasai manusia dari 4 arah, lalu bagaimana manusia memperoleh keselamatan?”
Allah swt menjawab: “masih ada jalan atas dan bawah.”
Jalan atas: “munajat/doa”

Jalan bawah: “sujud”.
Olehkarenanya seseorang yang menengadahkan tangannya ke atas memohon kepada Allah, dan meletakkan kepalanya dalam sujud kepada-Nya, akan mampu mengusir Setan.”
📚Tafsir Maudhu’i Quran.

Ulama harus menjadi teladan

September 9, 2017 Tinggalkan komentar

‍ Hujjatul Islam wal Muslimin Syekh Ali Agha Bahjat(putra dari Ayatullah Bahjat qs) berkata:

“ketika saya telah menginjak masa baligh, beliau tidak pernah memanggil saya untuk pekerjaan tertentu.
Walaupun untuk membeli roti.

Beliau akan berkata: “jika di rumah ada roti mungkin keluarga membutuhkannya/memanfaatkannya.”
Ketika beliau butuh sesuatu kepada saya maka beliau tidak akan memanggil saya dari kejauhan, dengan umur yang hampir 100 tahun beliau akan berdiri dan menghampiri saya dan menyampaikannya.
Jika beliau tidak menemukan saya maka beliau akan memanggil saya dengan sebutan: Ali agha(panggilan dengan penghormatan)
Beliau sangat sayang kepada semua orang.
Rasa sakit yang diderita anggota keluarga yang sakit juga dirasakannya.
Jika salah seorang dari anggota keluarga sakit maka beliau selalu menanyakan keadaannya.
Kelembutannya dan kasih sayangnya dirasakan oleh seluruh anggota keluarga bahkan hewan-hewan peliharaan.
Beliau memiliki kehidupan yang sederhana.
Beliau merasa cukup dengan makanan dan pakaian yang sedikit/sederhana.
Tidak ada “saya” dalam kehidupannya.
Beliau sangat sedikit tidurnya, sehari hanya 3 sampai 4 jam, sisanya beliau gunakan untuk beribadah, belajar dan mengajar.”

Salah satu hikmah Solat berjamaah

September 9, 2017 Tinggalkan komentar

‍ Ayatullah Bahjat qs: “mungkin salah satu hikmah dari hadir dalam solat berjamaah adalah saling mengetahui tentang kabar sesama, saling memperhatikan keadaan sesama, dan tidak saling berjauhan serta tidak saling melupakan sehingga jika salah satu dari mereka mendapat masalah maka yang lain memikirkan bagaimana menyelesaikan masalah tersebut.”
Dar Mahzar e Bahjat, jilid 1 halaman 357.

Kategori:HIKMAH, Akhlak, Ulama

Menganjurkan tapi idak mendikte

September 1, 2017 Tinggalkan komentar

✨Hujjatul Islam Doctor Mujtaba Misbah, putra kedua Ayatullah Misbah Yazdi hf menyampaikan:

 “Beliau(Ayatullah Misbah Yazdi hf) tidak pernah sekalipun mendikte orang lain seperti “jangan lakukan ini”, walaupun kepada kami.
Ketika beliau diajak bermusyawarah, maka beliau akan dengan sangat teliti dan bersabar serta menyampaikan kemungkinan-kemungkinan yang ada.
Beliau juga menyampaikan kerugian-kerugian dan manfaat-manfaat yang ada.
Di akhir, beliau akan mengambil kesimpulan, jalan mana yang paling bijak. 
Akantetapi beliau tidak mengatakan lakukanlah ini, beliau akan berkata “nampaknya jalan ini lebih baik dan ini tampak lebih bijak.”

Kategori:HIKMAH, Akhlak, Ulama

Berada di jalan Allah swt

September 1, 2017 Tinggalkan komentar

Suatu hari Rasulullah saw duduk bersama para sahabatnya. 

Rasul saw melihat ada seorang pemuda yang kuat dan bertenaga di awal pagi telah bekerja. 
Para Sahabat berkata: “andai saja masa mudanya dan kekuatannya digunakan di jalan Allah swt.” 
Maka saat itu Rasulullah saw bersabda: “jangan berkata demikian!! sesungguhnya jika dia bekerja keras agar dirinya tercukupi dan tidak meminta-minta kepada orang lain, maka dia di jalan Allah swt. 

Jika dia bekerja keras untuk kedua orangtuanya yang lemah atau anak keturunannya yang lemah, agar mereka tercukupi maka dia di jalan Allah. 

Dan jika dia bekerja keras demi kesombongan dan memperbanyak (harta) maka dia di jalan Setan.”
✅Mahajah al-Baidha’ 3/140

Siapakah yang pantas menjadi Syiah? 

September 1, 2017 Tinggalkan komentar

Muhammad ibn Ajlan berkata:

“ketika saya bersama dengan Imam Ja’far as-Sodiq as, datang seseorang dan memberi salam kepada Imam. 
 Imam as bertanya: “bagaimana dengan keadaan saudara-saudaramu yang engkau tinggalkan?” 
Maka dia memuji dan menyanjung-nyanjungnya.
Kemudian Imam as bertanya: “bagaimana kunjungan orang-orang kaya dari mereka terhadapa orang-orang miskin dari mereka?” 
Dia menjawab: “sedikit.” 
Imam kembali bertanya: “lalu bagaimana pertemuan(saling sapa dan menanyakan kabar) orang-orang kaya dari mereka terhadap orang-orang miskin dari mereka?” 
Dia menjawab: “sedikit/jarang” 

Imam bertanya kembali: “bagaimana hubungan orang-orang kaya dari mereka dengan orang-orang miskin dari mereka dalam pemberian?”
dia menjawab: “sesungguhnya engkau bertanya tentang akhlak yang sedikit terdapat di dalam masyarakat kami.” 
Maka Imam as berkata:  “bagaimana kamu menganggap bahwa mereka adalah syiah?” 
📚Usul Kafi 3/251