Beranda > Cerita Ringan, HIKMAH > Tupai dan anak seorang pedagang

Tupai dan anak seorang pedagang

Seorang pedagang kaya memiliki bayi yangmana isterinya meninggal saat melahirkannya.

Si Tajir (pedagang kaya) ini juga mempunyai seekor tupai yang dipelihara di dalam rumahnya.

Suatu hari Si Tajir memiliki urusan dagang yang sangat mendesaknya untuk pergi ke pasar, maka dia meninggalkan anaknya di dalam rumah seorang diri.

 Dia pergi ke pasar hanya sesaat.

Ketika kembali dari Pasar dia melihat mulut Tupai berlumuran darah, seketika dia berpikir bahwa Tupai tersebut telah memakan anaknya maka dengan tidak ada penyelidikian terlebih darhulu dari apa yang terjadi, dengan garang dia mengambil pemukul dan langsung memukul kepala Tupai hingga mati.


Akan tetapi ketika dia masuk ke dalam rumahnya, dia melihat anaknya sehat tanpa ada luka sedikitpun di tubuhnya dan dia juga melihat terdapat Ular besar yang beracun dalam keadaan mati dan berlumuran darah di samping tubuh anaknya.

 Setelah melihat hal ini penyesalan menghantam dirinya, karena dia telah membunuh Tupai yang sebenarnya telah menolong anaknya dari bahaya ular beracun.



Imam Ali as :

“Dan jika kamu mengambil pelajaran atas apa yg telah lampau maka kamu telah menjaga apa yang akan datang”



Imam Ali as:

“tidak ada kekuatan yang lebih besar dari kekuatan seseorang dalam menguasai diri dan jiwanya, dan tidak ada kelemahan yang lebih lemah dari kelemahan seseorang dalam menguasai diri dan jiwanya.”




Imam Ali as: “Bermusyawarahlah sebelum kamu mengambil keputusan dan berfikirlah terlebih dahulu sebelum bertindak.”



Imam Ali as:

“tigal yang menyelamatkan:

1.) Takut kepada Allah secara diam-diam ataupun secara terang-terangan.

2.) Berhemat di dalam kemiskinan maupun di dalam kekayaan.

3.) Berlaku adil di dalam keadaan marah ataupun di dalam keadaan Ridho dan senang.”




Kategori:Cerita Ringan, HIKMAH
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: